Kalkulator ARA ARB Saham IDX
Hitung batas Auto Rejection Atas (ARA) dan Auto Rejection Bawah (ARB) dari harga penutupan terakhir — otomatis disesuaikan dengan fraksi harga (tick size) bursa.
Masukkan harga penutupan (prev close) saham yang mau kamu cek.
Persentase ARA & ARB per Rentang Harga
Catatan: persentase mengikuti aturan auto rejection Bursa Efek Indonesia di pasar reguler dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek pengumuman resmi IDX untuk ketentuan terbaru.
Apa itu ARA dan ARB?
ARA (Auto Rejection Atas) adalah batas kenaikan harga maksimum saham dalam satu hari perdagangan, sedangkan ARB (Auto Rejection Bawah) adalah batas penurunan maksimumnya. Jika harga menyentuh batas ini, sistem perdagangan JATS otomatis menolak order di luar rentang tersebut — saham bisa “terkunci” di ARA atau ARB.
Cara menghitung ARA ARB
Rumusnya sederhana: ARA = harga penutupan × (1 + persentase ARA), ARB = harga penutupan × (1 − 15%). Hasilnya kemudian dibulatkan ke fraksi harga (tick size) yang berlaku: Rp1 untuk harga di bawah Rp200, Rp2 untuk Rp200–<Rp500, Rp5 untuk Rp500–<Rp2.000, Rp10 untuk Rp2.000–<Rp5.000, dan Rp25 untuk Rp5.000 ke atas. Kalkulator ini melakukan semuanya otomatis.
Kenapa trader perlu tahu batas ARA ARB?
Mengetahui batas ARA membantumu memperkirakan potensi kenaikan maksimum dalam sehari — berguna saat mengejar saham yang sedang momentum. Sebaliknya, batas ARB menunjukkan risiko penurunan maksimum, penting untuk menentukan level cut loss dan mengatur money management sebelum masuk posisi.